SALATIGA — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala Mitapasa Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga berhasil mendampingi SD Negeri Cebongan 03 hingga melaju ke ajang Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi, setelah sebelumnya meraih prestasi sebagai juara Adiwiyata di tingkat kabupaten/kota. Keberhasilan ini merupakan buah dari pendampingan berkelanjutan melalui program Mitapasa on The School (MOTS) yang telah dijalankan sejak tahun 2018.
Program MOTS sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, namun kembali diaktifkan pada pertengahan November 2022 dengan mengusung tema “Hijau Bumiku, Lestari Alamku.” Program ini melibatkan sekitar 123 siswa kelas I hingga VI yang mendapatkan edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sejak usia dini.
Dalam pelaksanaannya, tim Mapala Mitapasa tidak hanya menyampaikan materi secara interaktif di dalam kelas, tetapi juga mengajak para siswa untuk melakukan aksi nyata peduli lingkungan. Kegiatan tersebut meliputi penanaman pohon, pembersihan lingkungan sekolah, perawatan tanaman, serta berbagai praktik sederhana yang menanamkan nilai cinta alam secara langsung.
Melalui program MOTS, siswa juga dibekali kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, seperti membuang sampah pada tempatnya, menghemat penggunaan air dan listrik, menggunakan kertas secara bijak, serta menjaga dan tidak merusak tanaman di lingkungan sekolah.
Keberadaan MOTS diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran ekologis dan karakter peduli lingkungan pada peserta didik, sehingga nilai-nilai pelestarian alam dapat tertanam secara berkelanjutan.
Ke depan, Mapala Mitapasa UIN Salatiga berkomitmen untuk terus menghadirkan edukasi lingkungan hidup kepada masyarakat luas, khususnya anak-anak di tingkat sekolah dasar dan menengah. Komitmen ini sejalan dengan semangat Green Wasathiyyah Campus yang diusung UIN Salatiga sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan dan kelestarian lingkungan hidup.